SKU: DVD4981

Kangen (DVD) () インドネシア語映画

完売

  • ビデオ
  • NTSC Widescreen
  • オーディオ
  • インドネシア語
  • 字幕
  • 英語, 中国語, マレー語
  • ディスク
  • DVD ディスク
  • 地域コード
  • 地域コード All

完売


  • 商品名 : Kangen
  • 発売日 : 2010年03月14日
  • ディスク枚数 : 1 枚
  • 重量 : 150(g)

  • ストーリー紹介
  • Sebuah pertemuan dua remaja yang diawali kesinisan tanpa sengaja berubah menjadi sebuah hubungan romantis. Mengambil lokasi di Kota Bandung yang penuh dengan romantismenya.

    Film ini berkisah, Imel (Bunga Citra Lestari) baru pindah dari Jakarta ke Bandung untuk melanjutkan kuliahnya. Imel hidup seorang diri di kota yang dijuluki Paris Van Java tersebut. Pertemuan pertama Imel dengan Tian (Rueben Elsihama Hadju) terjadi saat mereka sedang mendaftar ulang di sebuah kampus di Kota Bandung.Pertemuan mereka diawali dengan pertengkaran ringan saat mengantre. Imel yang tidak mengantre, ditegur Tian.

    Tian yang asli Bandung menjadi sentimen melihat tingkah laku Imel dan akhirnya adu mulut pun terjadi. Alhasil,Imel harus kembali berbaris dari antrean awal kalau ingin dilayani, begitu juga dengan Tian. “Di Bandung bebek aja ngantre, euy!” ejek Tian. Dialek khas anak Bandung itu terasa sedikit dipaksakan oleh sang aktor.

    Pertemuan selanjutnya tanpa sengaja terjadi lagi saat Imel hendak memesan burger di sebuah kios. Tidak disangka si penjual adalah Tian sendiri, Imel pun lantas mem batalkan pesanannya. Imel pun lebih memilih belanja di tempat lain. Tanpa sengaja, kartu kreditnya ketinggalan. Si pemilik toko menitipkannya kepada Tian karena Tian mengaku mengenal baik si pemiliknya...

  • ストーリー紹介
  • Sebuah pertemuan dua remaja yang diawali kesinisan tanpa sengaja berubah menjadi sebuah hubungan romantis. Mengambil lokasi di Kota Bandung yang penuh dengan romantismenya.

    Film ini berkisah, Imel (Bunga Citra Lestari) baru pindah dari Jakarta ke Bandung untuk melanjutkan kuliahnya. Imel hidup seorang diri di kota yang dijuluki Paris Van Java tersebut. Pertemuan pertama Imel dengan Tian (Rueben Elsihama Hadju) terjadi saat mereka sedang mendaftar ulang di sebuah kampus di Kota Bandung.Pertemuan mereka diawali dengan pertengkaran ringan saat mengantre. Imel yang tidak mengantre, ditegur Tian.

    Tian yang asli Bandung menjadi sentimen melihat tingkah laku Imel dan akhirnya adu mulut pun terjadi. Alhasil,Imel harus kembali berbaris dari antrean awal kalau ingin dilayani, begitu juga dengan Tian. “Di Bandung bebek aja ngantre, euy!” ejek Tian. Dialek khas anak Bandung itu terasa sedikit dipaksakan oleh sang aktor.

    Pertemuan selanjutnya tanpa sengaja terjadi lagi saat Imel hendak memesan burger di sebuah kios. Tidak disangka si penjual adalah Tian sendiri, Imel pun lantas mem batalkan pesanannya. Imel pun lebih memilih belanja di tempat lain. Tanpa sengaja, kartu kreditnya ketinggalan. Si pemilik toko menitipkannya kepada Tian karena Tian mengaku mengenal baik si pemiliknya...